JoyoRogo

Restriksi fleksibel mengalahkan diet kaku

Oleh Dzulfikar · · 1 menit baca

Kaku versus fleksibel

Peneliti membedakan dua gaya menahan makan: restriksi kaku (daftar makanan haram, aturan mutlak) dan restriksi fleksibel (total asupan dijaga, tapi ada ruang). Restriksi kaku berhubungan dengan pola makan yang terganggu dan makan berlebih setelah 'keliru', sementara fleksibel tidak. Satu kue lewat batas, lalu seluruh hari dianggap gagal: pola pikir kaku seperti itu yang paling merusak.

Praktik 80/20

Perkiraan yang sehat: sekitar 80% makanan mendukung targetmu (nasi, lauk, sayur, buah, telur), 20% ruang untuk favorit seperti martabak atau es teh manis, asal masuk hitungan. Defisit kalori adalah hasil total mingguan, bukan kesucian tiap suapan.

Coba ini

  • Tidak ada makanan haram; yang ada porsi dan frekuensi.
  • Rencanakan makanan favorit satu-dua kali seminggu, masukkan ke hitungan.
  • Setelah makan besar, kembali normal di makan berikutnya, bukan 'besok mulai lagi'.
  • Kalau hari penuh acara, jalankan sisanya minggu dengan defisit santai.

Sumber

Baca juga